Ada beberapa peralatan aquarium yang pada umum nya digunakan oleh para hobis, diantaranya adalah sebagai berikut :
Filter Air
Filter air ini merupakan salah satu peralatan yang sangat penting dan wajib dimiliki oleh setiap pemelihara ikan hias dan tanaman hias air. Filter air ini mempunyai fungsi untuk menyaring air yang berada pada akuarium melalui proses filtrasi dengan beberapa media yang mempunyai tujuan penggunaan masing-masing, untuk menghasilkan air yang selalu bersih bagi akuarium. Bentuk dan jenis dari flter air ini sangat banyak. Hal ini dapat dijelaskan sebagai berikut :
1. Menurut penempatannya :
- Filter yang ditempatkan dalam akuarium / filter internal (Internal Filter)
- Filter yang ditempatkan di luar akuarium / filter eksternal (External Filter)
2. Menurut peletakannya :
- Filter internal yang diletakan sejajar (horisontal) dengan dasar akuarium (undergravel filter).
- Filter internal yang diletakan pada dasar dan sudut salah satu akuarium, umumnya berbentuk prisma
segitiga.
- Filter internal yang menempel pada salah satu dinding akuarium.
- Filter eksternal yang diletakan diatas akuarium
- Filter eksternal yang diletakan mengantung pada salah satu dinding akuarium (hanging filter)
- Filter eksternal yang diletakan terpisah dengan akuarium, dengan selang pemasukan dan pengeluaran
air yang terpasang pada akuarium, umumnya berbentuk ember (canister).
Pada filter air yang ideal terdapat beberapa media yang digunakan sebelum terakhir akan terfiltrasi dengan media kapas (kapas filter). Media tersebut diantaranya (sesuai urutan) :
1. Kumpulan dari batu kecil berbentuk silindris berongga yang berguna untuk pemecah arus air yang masuk dari satu sumber pemasukan air, agar lebih merata ke media filtrasi berikutnya.
2. Spons yang berfungsi untuk menyaring kotoran pada tahap awal, biasanya lubang-lubang pada spons ini berukuran agak lebih besar dari kapas filter, sehingga spons ini lebih berperan untuk menyaring kotoran yang berukuran lebih besar dari partikel terlarut.
3. Bola-bola plastik berlubang / media plastik berongga lain yang dapat dilalui arus air yang merupakan tempat bermukimnya bakteri-bakteri pengurai.
4. Arang / karbon aktif untuk air yang berfungsi untuk membantu mempertahankan dan mempercepat proses penjernihan air akuarium, dan mempunyai fungsi penting lainnya, yakni membantu menyerap racun-racun yang terdapat dalam air.
5. Kapas filter, media kapas ini biasanya digunakan pada tahap akhir dimana kapas ini mempunyai celah-celah yang sangat kecil yang bertujuan untuk menyaring kotoran kecil yang terlewati dari media sebelumnya dan partikel-partikel halus (sampai dengani 3 mm).
Media filter yang ideal umumnya hanya terdapat dan teraplikasi dengan baik pada filter air yang berbentuk ember (canister) karena mempunyai tempat penyimpanan media yang cukup besar. Untuk menyederhanakan penggunaan media, pada filter lain (yang tidak mempunyai tempat penyimpanan media yang cukup besar), dapat digunakan arang / karbon aktif dan kapas filter saja.
Mesin Aerasi (Aerator)
Mesin Aerasi ini juga merupakan salah satu peralatan akuarium yang sangat penting, dimana mesin ini berfungsi untuk menghasilkan (gelembung-gelembung) oksigen dalam air, semakin kecil permukaan gelembung oksigen yang dihasilkan akan semakin mudah bagi air untuk menyerap oksigen tersebut, hal ini dapat dilakukan dengan memberi / memasang batu angin pada ujung selang aerasi yang dimasukan ke dalam air pada akuarium. Mesin aerasi mempunyai peranan sebagai berikut :
1. Mensuplai oksigen dalam air (meningkatkan kadar oksigen dalam air).
2. Menghasilkan cukup arus yang disukai oleh beberapa jenis ikan dan membuat air tersirkulasi.
3. Membawa hawa panas dalam air ke permukaan, sehingga air terhindar dari suhu panas yang berlebih.
Lampu
Lampu akuarium pada umumnya digunakan sebagai penghias dan ada juga yang mempunyai fungsi lain, yakni lampu yang menghasilkan cahaya yang mendekati spektrum cahaya matahari. Lampu pada akuarium ini mempunyai peranan sebagai berikut :
1. Mempermudah para hobis dalam mengkontrol segala aktivitas dan perkembangan (ikan hias / tanaman hias air) dan isi (dekor) akuarium.
2. Mempermudah melihat parameter tertentu seperti kekeruhan air.
3. Dengan keadaan yang terang, parasit - parasit yang menyukai dan berkembang pada keadaan gelap akan terhambat dan bahkan tidak berkembang.
4. Dalam penggunaan lampu yang ber ultra violet, akan membantu mengurangi perkembangan bakteri-bakteri yang merugikan bagi ikan hias.
5. Penggunaan lampu yang mempunyai cahaya dengan cahaya yang mendekati spektrum matahari akan dapat membantu dan menggantikan peranan cahaya matahari bagi proses fotosintesa pada tanaman air dan membunuh bakteri (kuman).
Penggunaan lampu ini sebaiknya tidak 24 jam nonstop, disarankan (maksimal) tidak lebih dari 13 jam sehari.
Heater
Heater merupakan peralatan akuarium yang dapat menghasilkan panas yang akan meningkatkan suhu air pada suatu akuarium. Umumnya suhu air yang dapat ditolerir oleh ikan hias berada pada kisaran 26 - 29 C. Untuk tanaman hias air umumnya dibutuhkan suhu yang lebih rendah dari kisaran tersebut. Pada dataran rendah umumnya suhu ruang lebih dari 28 C, oleh karena itu heater hanya digunakan untuk tempat-tempat yang bersuhu dingin dan digunakan juga dalam proses pengobatan ikan.
Filter UV ini merupakan alat yang menghasilkan cahaya ultraviolet (UV) yang mempunyai fungsi untuk menghilangkan / mengurangi organisme yang merugikan seperti bakteri, virus, parasit, dan lumut (alga). Sebaiknya tidak menggunakan Filter UV yang diletakan di dalam air dimana lampu / tabung lampu bersinggungan secara langsung dengan air, karena jika terjadi kebocoran akan menyebabkan listrik mengaliri air. Alat ini merupakan alat pilihan (optional) karena belum tentu alat ini berguna sepenuhnya dalam akuarium yang selalu terawat dengan baik, selain itu harganya juga relatif mahal.