“Pak ikan apa tuh” tanya pembeli ikan di suatu tempat penjualan ikan hias. ”Oo.. itu ikan Anu” kata si penjual. Terkadang kita mengalami pelafalan nama ikan yang tidak jelas atau bahkan asal sebut. Tentunya hal ini akan menyulitkan kita nantinya apabila ingin mengetahui dan memahami lebih lanjut dari jenis ikan yang kita beli, walaupun bagi sebagian pembeli nama jenis ikan yang dibelinya tidak begitu penting.
Terlepas dari hal-hal tersebut di atas, bagi penggemar ikan hias ada baiknya memahami penamaan ikan dengan benar. Hal ini dikarenakan dengan mengetahui nama jenis ikan dengan benar maka kita dapat mempelajari lebih lanjut (riset) mengenai ikan tersebut, seperti daerah asal, habitat, kimia air, makanan, sifat, kebiasaan dan lainnya, sehingga dengan informasi yang telah diperoleh, kita dapat memelihara ikan dengan lebih baik dan tahan lama, atau bahkan kita dapat mengembangbiakannya.
Nama ikan yang kita dengar dari penjual ikan hias biasanya adalah nama umum (
common name) dari jenis ikan tersebut. Nama umum biasanya merupakan pengungkapan/penyebutan kata yang berasal dari bentuk fisik, warna, ataupun kebiasaan jenis ikan tersebut, dan terkadang akan ditemukan ikan dengan nama umum yang sama dengan nama sains nya. Contoh, ikan
Chilodus punctatus yang selalu berenang dengan kepala dibawah dan berenang hampir tegak vertikal dengan pola corak tubuh berbintik-bintik memiliki nama umum
Spotted headstander.